News Update :
Home » » New Trik Rotasi Ban, Solusi Hemat dan Aman unik

New Trik Rotasi Ban, Solusi Hemat dan Aman unik

Penulis : Unknown on Saturday, March 16, 2013 | 4:37 AM

New Trik Rotasi Ban, Solusi Hemat dan Aman unik - terbaru menarik maximal ajib azik sekali ada dari New Trik Rotasi Ban, Solusi Hemat dan Aman unik.


Rotasi Ban, Solusi Hemat dan Aman
Ilustrasi rotasi ban (Foto: Classicgaragedfw)
Pada musim pancaroba seperti saat ini, hujan bisa sedemikian derasnya dan membuat jalanan licin. Sementara ketika cuaca cerah, panasnya terasa bukan main, membuat ban kendaraan lebih lekas aus (botak) melibas aspal bersuhu tinggi plus kerikil-kerikil jalan. Ban yang botak tentu kurang mantap bermanuver sekaligus mengerem walau hal itu sangat dibutuhkan ketika jalanan licin karena hujan.
Penyebab kebotakan ban
Kebotakan mungkin lebih terlihat di ban depan jika mobil berpenggerak roda depan (front wheel drive) karena ban depan lebih kerja keras. Sebaliknya, ban belakang akan cenderung lebih botak karena mobil berpenggerak roda belakang (rear wheel drive).
Kebotakan pada ban depan juga bisa terjadi karena gesekan saat roda dibelokkan kala parkir atau saat akan start dalam kondisi mobil belum bergerak, dan mengerem karena bobot mobil akan bertumpu di roda depan.
Ban juga bisa botak hanya sisi kiri atau kanannya karena roda-roda mobil belum di-spooring akibat ban depan kiri atau depan kanan tidak center. Kondisi tidak center biasanya terasa ketika mobil bergerak tidak stabil mobil atau berat sebelah saat melaju lurus (bisa dicoba saat melaju pelan dan lurus sambil melepas kemudi untuk merasakannya).
Rotasi ban agar hemat dan aman
Bicara soal penghematan, ban memanglah produk fast moving alias akan sering diganti, terutama jika sudah botak. Padahal, idealnya, penggantian ban dilakukan menyeluruh supaya mobil bergerak stabil atau demi faktor keselamatan. Tentu saja ini membuat uang yang keluar lebih banyak. Sementara itu, jika misalnya hanya mengganti ban depan kanan saja, maka hasilnya terasa tidak imbang.
Untuk itu, sebelum ban mobil Anda terlanjur botak sebelah, tips untuk merotasi ban bisa digunakan agar usia tiap-tiap ban lebih panjang. Rotasi ini bisa dilakukan setiap mobil menempuh jarak 5.000 km. Jika ukuran ban depan dan belakang sama, tetapi ukuran ban serep berbeda, maka tukar ban depan kanan ke belakang kanan dan sebaliknya, sementara ban depan kiri ke belakang kiri dan sebaliknya.
Jika ukuran keempat ban sama dengan ban serep, maka ban kanan depan dijadikan ban serep, ban belakang kanan dijadikan ban depan, sementara ban serep menjadi ban belakang. Setelah itu, saling tukarkan posisi ban kiri depan dan ban kiri belakang. Atau, bisa juga penukaran secara silang, ban kanan depan ke kiri belakang atau menjadi serep lalu ban kiri belakang ke depan. Kemudian, ban kiri depan ke kanan belakang dan sebaliknya.
Jika ukuran ban deret depan dan deret belakang berbeda, rotasi dilakukan menyamping. Ban kiri depan ke kanan, ban kanan depan ke kiri. Demikian pula sebaliknya, ban belakang kanan ke kiri, ban belakang kiri ke kanan.
Jangan lupa perhatikan velg penyangga ban serep, apakah kondisinya masih laik jalan. Jika kurang, maka perlu tukar velg. Selamat mencoba. (
Share this article :

Post a Comment

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger